thinkfreshly

just love our environment and think freshly

AZAZ-AZAZ ILMU LINGKUNGAN

on January 7, 2012

AZAZ-AZAZ ILMU LINGKUNGAN

1. Semua energy yang memasuki sebuah organisme, populasi, atau ekosistem dapat dianggap sebagai energy yang tersimpan atau terlepaskan. Energy dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk yang lain, tetapi tidak dapat hilang, dihancurkan atau diciptakan.

  • Hukum Termodinamika I
  • System input-output energy

2. Tidak ada system perubahan energy yang betul-betul efisien.

  • Hukum Termodinamika II
  • Semua system biologi kurang efisien (hanya sebagian energy dipindahkan & digunakan oleh organisme, populasi, ekosistem lain)
  • Kecenderungan umum, energy

3. Materi, energy, ruang, waktu dan keanekaragaman, semuanya termasuk sumber alam.

  • Sumber alam: segala sesuatu yang diperlukan oleh organism hidup, populasi, ekosistem yang pengadaanya hingga ke tingkat yang optimum, akan meningkatkan pengubahan energy
  • Materi: hutan, laut, tambang
  • Energy: gas, minyak bumi, matahari
  • Ruang: membantu/ menghambat proses kawin
  • Waktu: migrasi ke tempat kondusif, mengejar teknologi modern

4. Untuk semua kategori sumber alam, kalau pengadaannya sudah mencapai optimum, pengaruh unit kenaikannya sering menurun dengan penambahan sumber alam itu sampai suatu tingkat maksimum, melampaui batas maksimum ini tidak akan ada pengaruh menguntungkan lagi.

5. Ada dua jenis sumber alam, yaitun sumber alam yang pengadaaannya dapat merangsang penggunaan seterusnya, dan yang tidak mempunyai daya rangsang penggunaan lebih lanjut.

  • Masalah: masyarakat tradisional vs masyarakat modern

6. Individu dan spesies yang mempunyai banyak keturunan daripada saingannya, cenderung berhasil mengalahkan saingannya itu

  • Berdasar pada teori Darwin&Wallace
  • Organism yang adaptif yang akan menang persaingan suatu spesies/komunitas dapat bertahan dalam lingkungan tertentu, yaitu dalam keseimbangan alam secara keseluruhan, mempunyai daya biak tinggi.

7. Kemantapan keanekaragaman dari suatu komunitas lebih tinggi di alam lingkungan yang “mudah diramal’

  • Mudah diramal: ada keteraturan yang pasti pola factor lingkungan dalam kurun waktu lama.

8. Sebuah habitat dapat jenuh atau tidak oleh keanekaragaman takson, bergantung kepada bagaimana nicia dalam lingkungan hidup itu dapat memisahkan takson tersebut.

  • Nicia: keadaan yang khas/ relung
  • Setiap species mempunyai nicia tertentu, sehingga spesies tersebut dapat hidup berdampingan dengan spesies lain lingkungan ditempati jumlah spesies yang banyak
  • Spesies makan yang sama dan toleran terhadap lingkungan, lingkungan ditempati jumlah spesies sedikit

9. Keanekaragaman komunitas apa saja sebanding dengan biomassa dibagi produktivitasnya

  • Terdapat hubungan antara biomassa, aliran energy dan keanekaragaman dalam suatu system biologi
  • Efisiensi penggunaan aliran energy dalam system biologi akan meningkat dengan meningkatnya kompleksitas organisasi system biologi itu.

10. Pada lingkungan yang stabil perbandingan antara biomassa dengan produktivitas (B/P) dalam perjalanan waktu naik mencapai sebuah asimtot

  • System biologi menjalani evolusi yang mengarah pada peningkatan efisiensi penggunaan energy dalam lingkungan fisik yang stabil

11. System yang sudah mantap dewasa) mengeksploitasi system yang belum mantap (belum dewasa)

  • Hama, tikus, serangga dan hutan rawa menyerang tanaman pertanian di lahan transmigran
  • Orang desa bermigrasi ke kota
  • Hubungan Negara maju-berkembang, menguntungkan Negara maju.

12. Kesempurnaan adaptasi suatu sifat atau tabiat bergantung kepada kepentingan relatifnya di dalam suatu lingungan.

  • Reaksi terhadap perubahan lingkungan: populasi dalam lingkungan belum mantap < lingkungan sudah mantap
  • Kalau terjadi perubahan drastis lingkungan, ekosistem sudah mantap lebih terancam, karena genetic populasi kaku terhadap perubahan

13. Lingkungan yang secara fisik mantap memungkinkan terjadinya penimbunan keanekaragaman biologi di dalam ekosistem yang mantap, yang kemudian dapat menggalakkan kemantapan populasi lebih jauh lagi.

  • Dalam ekosistem mantap ada aliran energy yang meningkat
  • Bila terjadi masalah pada satu jalur, jalur lain akan mengambil alih/berperan

14. Derajat pola keteraturan naik-turunnya populasi bergantung kepada jumlah keturunan dalam sejarah populasi sebelumnya yang nanti akan mempengaruhi populasi itu

 

 

\disampaikan pada kuliah ilmu Lingkungan oleh Dr. Boedhi Hendrarto, MSc

Referensi: ‘Ilmu Lingkungan’ by Soeriaatmadja, R.E.  1981


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: